Latest News

Sunday, April 9, 2017

Explore Malang Day 4: Menikmati Keindahan Pantai di Malang Selatan Part 3

Melanjutkan kisah hari keempat di Malang. Artikel sebelumnya bisa baca di sini !!

4. Pantai Goa China

Oke berhubung hari semakin malam, explore malang hari keempat ditutup dengan menikmati sunset di pantai Goa China. Lokasi pantai ini cukup dekat dengan pantai bajul mati dan masih disekitar Jalur Lintas Selatan yang aspalny masih mulus. Aksesnya pun sangat mudah karena melewati jalur lingkar selatan (JLS) dengan aspal yang mulus. Terdapat petunjuk arah dan rambu yang akan memandu pengunjung untuk menuju lokasi.

Tiket masuk ke Pantai Ini adalah sebesar 5000. Ya berhubung kami tiba di sana sudah sore, kami pun masuk tanpa membayar karena gak ada petugasnya.. hehee. Jarak dari pintu gerbang menuju pinggir pantai lumayan cukup jauh dan harus ekstra hati-hati. Jalanannya masih berupa batuan-batuan kering. Di wilayah ini belum semua teraliri listrik, jadi ketika sudah malam seakan melewati kampung mati sangat sepi dan gelap. Namun sulitnya medan itu sebanding dengan panorama alam yang disajikan Pantai Goa China.

Pantai ini unik sekali, disini bisa melihat Sunset di sore hari dan Sunrise di pagi hari. Kebetulan kami waktu itu kesorean, jadi sunsetnya terlewati, Tapi gak apa-apa masih ada hari esok untuk menikmati sunrise...hahahhaaa.

Setelah kami puas memandangi keindahan pantai dan berselfie ria, kami pun bergegas kembali ke homestay. Dalam perjalanan pulang ini, sebenarnya kami merasa merinding. Gimana tidak merinding, lha wong suasananya sangat sepi dan gelap. Aliran listrik tidak ada. Pencahayaan hanya berupa lampu motor saja. hiiiiiii






Explore Malang Day 4: Menikmati Keindahan Pantai di Malang Selatan Part 2

Lanjutan dari hari ke 4 di Malang. Baca artikel sebelumnya disini !!
2. Pantai Jelangkung

Lokasinya masih sejajar dengan Pantai Batu Bengkung. Di sini tidak ada papan nama pantainya, jadi orang awam pasti tidak tau nama pantai ini. Untuk memastikan nama pantai ini, saya bertanya kepada warga setempat.

Pantai Jelangkung ada di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Pantai ini terdapat persis di tepi jalan lintas selatan (JLS) Malang. Nama pantai ini memanglah unik serta buat siapa saja yang baru pertama mendengarnya terasa penasaran. Tetapi tidak seseram namanya, rona keindahan pantai ini malah nampak saat terang dari jalan raya yang telah mulus beraspal.

Ombak di Pantai Jelangkung cukup tinggi, namun saat hingga di bibir pantai ombak segera beralih pelan. Hal semacam ini lantaran ada karang yang ada seputar 10 mtr. saat sebelum bibir pantai. Tinggi karang itu cuma seputar 50 cm, tetapi memanjang selama pantai seputar 300 mtr., maka dari jauh terlihat seperti seorang yang tengah rebahan. Setiap saat ombak datang, air bakal berhenti di batu karang ini. Sesaat semburan air bakal melingkar pelan di badan karang seperti air yang tengah membelai. Tidak dipungut biaya untuk masuk ke kawasan pantai ini.



3. Pantai Bajul Mati

Lokasiny masih sejajar dan masih di area Jalur Lintas Selatan. Lokasi pantai ini dekat sekali dengan sebuah jembatan sepanjang 90 meter berbentuk setengah lingkaran. Baik ukuran maupun desainnya sangat artistik karena melintang di atas sungai yang lebar, dengan pemandangan bukit-bukit karang dan lautan. Di sini merupakan salah satu tempat favorit pengunjung untuk mengambil foto. Jembatan Bajulmati merupakan salah satu jembatan yang terletak di ruas Jalan Lintas Selatan. Dengan adanya Jalan Lintas Selatan ini berpengaruh terhadap kunjungan ke Bajulmati, karena jika berwisata ke Sendangbiru, pengunjung bisa mampir dahulu ke Bajulmati. Kami saat itu tiba disana sudah sore hari, jadi masih bisa melihat sunset.

Untuk memasukinya akan dipungut retribusi sebesar Rp 4.000 per orang. Di Pantai Bajulmati memiliki pasir putih yang masih bersih dengan hamparan bebatuan bebatuan karang yang terlihat begitu menawan. Kelebihan lainnya, Pantai Bajulmati ini mempunyai teluk-teluk yang indah. Pantai ini cukup dalam dan curam sehingga para pengunjung disarankan untuk tidak berenang.

Uniknya di tengah-tengah lautan terdapat beberapa pulau karang mirip bukit yang menyembul dari dalam laut. Hal itu membuat panorama pantai kian menarik. Hanya, pantai ini masih sepi pengunjung. Konon pantai ini pertama kali ditemukan pada tahun 1890-an. Saat itu di sekitar pantai ditemukan seekor buaya yang mati, sehingga dinamakan Bajulmati. Menurut pendapat yang lain, dinamakan Bajulmati karena di pantai ini terdapat batu karang panjang yang bentuknya menyerupai seekor buaya. Ketika menjelang malam, saat disapu ombak batu tersebut seakan seekor buaya yang hidup.


Recent Post