Melanjutkan kisah hari keempat di Malang. Artikel sebelumnya bisa baca di sini !!
4. Pantai Goa China
Oke berhubung hari semakin malam, explore malang hari keempat ditutup dengan menikmati sunset di pantai Goa China. Lokasi pantai ini cukup dekat dengan pantai bajul mati dan masih disekitar Jalur Lintas Selatan yang aspalny masih mulus. Aksesnya pun sangat mudah karena melewati jalur lingkar selatan (JLS) dengan aspal yang mulus. Terdapat petunjuk arah dan rambu yang akan memandu pengunjung untuk menuju lokasi.
Tiket masuk ke Pantai Ini adalah sebesar 5000. Ya berhubung kami tiba di sana sudah sore, kami pun masuk tanpa membayar karena gak ada petugasnya.. hehee. Jarak dari pintu gerbang menuju pinggir pantai lumayan cukup jauh dan harus ekstra hati-hati. Jalanannya masih berupa batuan-batuan kering. Di wilayah ini belum semua teraliri listrik, jadi ketika sudah malam seakan melewati kampung mati sangat sepi dan gelap. Namun sulitnya medan itu sebanding dengan panorama alam yang disajikan Pantai Goa China.
Pantai ini unik sekali, disini bisa melihat Sunset di sore hari dan Sunrise di pagi hari. Kebetulan kami waktu itu kesorean, jadi sunsetnya terlewati, Tapi gak apa-apa masih ada hari esok untuk menikmati sunrise...hahahhaaa.
Setelah kami puas memandangi keindahan pantai dan berselfie ria, kami pun bergegas kembali ke homestay. Dalam perjalanan pulang ini, sebenarnya kami merasa merinding. Gimana tidak merinding, lha wong suasananya sangat sepi dan gelap. Aliran listrik tidak ada. Pencahayaan hanya berupa lampu motor saja. hiiiiiii
4. Pantai Goa China
Oke berhubung hari semakin malam, explore malang hari keempat ditutup dengan menikmati sunset di pantai Goa China. Lokasi pantai ini cukup dekat dengan pantai bajul mati dan masih disekitar Jalur Lintas Selatan yang aspalny masih mulus. Aksesnya pun sangat mudah karena melewati jalur lingkar selatan (JLS) dengan aspal yang mulus. Terdapat petunjuk arah dan rambu yang akan memandu pengunjung untuk menuju lokasi.
Tiket masuk ke Pantai Ini adalah sebesar 5000. Ya berhubung kami tiba di sana sudah sore, kami pun masuk tanpa membayar karena gak ada petugasnya.. hehee. Jarak dari pintu gerbang menuju pinggir pantai lumayan cukup jauh dan harus ekstra hati-hati. Jalanannya masih berupa batuan-batuan kering. Di wilayah ini belum semua teraliri listrik, jadi ketika sudah malam seakan melewati kampung mati sangat sepi dan gelap. Namun sulitnya medan itu sebanding dengan panorama alam yang disajikan Pantai Goa China.
Pantai ini unik sekali, disini bisa melihat Sunset di sore hari dan Sunrise di pagi hari. Kebetulan kami waktu itu kesorean, jadi sunsetnya terlewati, Tapi gak apa-apa masih ada hari esok untuk menikmati sunrise...hahahhaaa.
Setelah kami puas memandangi keindahan pantai dan berselfie ria, kami pun bergegas kembali ke homestay. Dalam perjalanan pulang ini, sebenarnya kami merasa merinding. Gimana tidak merinding, lha wong suasananya sangat sepi dan gelap. Aliran listrik tidak ada. Pencahayaan hanya berupa lampu motor saja. hiiiiiii