Kali ini kami akan
menceritakan pengalaman camping kita yang pertama dan persiapan nya pun ala
kadarnya hehehe :D. Banyak sekali lokasi camping di sekitar Sukabumi yang dapat
kita jadikan tujuan, salah satunya adalah taman wisata alam Situ Gunung di
Sukabumi, Jawa Barat. Dengan area camping serta akses yang mudah dijangkau,
kawasan yang masuk dalam area Taman Nasional Gunung Gede Pangrango ini sangat
pas untuk dijadikan pilihan camping.
Taman wisata alam Situ
Gunung merupakan salah satu destinasi wisata yang cukup terkenal di Sukabumi
yang terletak di wilayah Kadudampit, sekitar 16KM dari pusat kota Sukabumi.
Disini terdapat beberapa blok camping ground yaitu blok Tepus, Kalianda,
Harendong, Tegal Arben dan Bagendor. Kita bisa memilih mana saja yang suka.
Akses ke Situ Gunung
Karena kita bermodalkan backpacker, dan
setelah mencari informasi dan tentunya goggling akhirnya kita berangkat ke
Sukabumi menggunakan transportasi Bus Parung Indah dari Pasar Jumat Lebak
Bulus, harga bisa dijangkau sebesar Rp 30.000 saja per orang. Sekitar 5 jam
kita sudah memasuki wilayah Cisaat dan untuk menuju ke Situ Gunung turun di
pertigaan Cisaat dari situ tinggal
berjalan kaki menuju Pasar Cisaat dan naik angkot sebesar Rp 12.500 per orang
turun di depan pintu masuk Situ Gunung. Menuju kawasan wisata di Sukabumi lebih
enak daripada ke puncak. Hampir tanpa macet kecuali di pertigaan atau
perempatan. Overall jauh lebih lancar daripada ke puncak.
 |
| Welcome Situ Gunung |
 |
| Peta Situ Gunung |
Fasilitas dan
akomodasi
Sesampainya di Situ
Gunung, kita harus melakukan registrasi. Cukup membayar Rp 16.000/orang namun
jika ingin camping ada biaya tambahan sebesar Rp 12.500/orang dan nanti akan
ditunjukkan blok camping sebelah mana yang masih kosong, kebetulan kita
diarahkan untuk camping di daerah Harendong. Apabila kita tidak membawa
persiapan tenda kita bisa menyewa, karena kami membawa tenda dan perlengkapan
sendiri jadi kami tidak tau berapa tariff sewanya. Tidak banyak fasilitas yang
di dapat, dan terdapat toilet di sekitar area camping groundnya. Emang
fasilitas standar namun di kawasan situ gunung ini menyajikan keindahan alam
yang menakjubkan, pohon-pohon yang rindang, rumput yang hijau serta udara yang
sejuk lumayan bisa menyegarkan pikiran dan memberikan suasana berbeda bagi kita
yang biasa hidup di kota yang penuh hiruk pikuk dengan udara yang sangat panas.
Setelah tenda dipasang, kami melanjutkan untuk menelusuri Curug Sawer.
 |
| Tenda Camping |
 |
| Makan Siang ala kadarnya |
Curug Sawer
Tak terasa hari semakin larut, karena takut kemalaman akhirnya kami memutuskan untuk pulang dengan menggunakan ojek hehehe. Akses ke Curug yang artinya deras ini bisa melalui dua jalan yaitu akses dari pintu masuk Situ Gunung . Dan akses ini hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki. Lalu akses lain melalui sebuah gang atau jalan menuju camping ground/ obyek wisata Cinumpang. Jadi aksesnya sama seperti kita ingin ke Cinumpang. Letak gang atau akses masuknya di sebelah kanan jalan atau sebelum terminal kadudampit atau sebelum kantor polisi. Ada sebuah plang petunjuk arah menuju Cinumpang. Akses yang kedua lebih jauh namun bisa ditempuh dengan ojek . Naik ojek ke curug Sawer lewat akses ini seperti naik roller coaster. Naik turun, sempit, belokan tajam dan banyak jurang. Belum lagi pantat harus kesakitan karena jalanan berbatu. Biaya ojeknya terhitung murah yaitu 50.000 bolak balik. Kami saat itu hanya memakai ojek ketika kembali saja karena menuju Sawer kami berjalan kaki.
Malampun semakin larut, hembusan angin bertiup kencang dan udara di
sekitar semakin dingin bak salju hihihi. Setelah membuat makan malam ala
kadarnya, kami memutuskan untuk tidur karena besok pagi kami mengunjungi Danau
Situ Gunung.
Danau Situ Gunung
Niat awal kami ingin melihat sunrise di danau situ gunung ini, namun
karena kesiangan ditambah kami salah jalan untuk menuju situ danau, harusnya
dari lokasi camping belok ke kanan namun kami malah belok ke kiri hehehe :D.
Walaupun ga mendapat sunrise dipagi ini, kami disuguhkan dengan view
pemandangan cantik dari Gunung Gede Pangrango.
 |
| Sunrise Gn. Gede Pangrango |
 |
| Sunrise Gn. Gede Pangrango |
 |
| Sunrise Gn. Gede Pangrango |
Di kawasan wisata alam seluas 100 ha ini terdapat sebuah telaga atau
danau yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yaitu telaga atau
danau Situ Gunung. Danau Situ Gunung bukan merupakan danau alami. Menurut
sejarah, Danau yang luasnya 100 ha ini dibuat oleh Raja Mataram Rangga Jagad
Syahadanaatau Mbah Jalun. Letaknya
di tengah tengah bukit dan dikelilingi pohon damar. Di tepian danau terdapat beberapa penjual makanan dan
cinderamata lalu terdapat perahu yang bisa kita gunakan untuk mengelilingi danau.
 |
| Danau Situgunung yang begitu tenang |
 |
| Danau Situ Gunung |
 |
| Danau Situ Gunung |
 |
| Danau Situ Gunung |
 |
| Danau Situ Gunung |
 |
| Danau Situ Gunung |
 |
| Danau Situ Gunung |
 |
| Danau Situ Gunung |
 |
| Danau Situ Gunung |
 |
| Danau Situ Gunung |
 |
| Danau Situ Gunung |
 |
| Danau Situ Gunung |
 |
| Danau Situ Gunung |
 |
| Danau Situ Gunung |
 |
| Danau Situ Gunung |
 |
| Danau Situ Gunung |
 |
| Danau Situ Gunung |
Setelah puas untuk foto-foto kami mencoba untuk naik perahu yang ada di sekitar danau, untuk harga
perahu per orang cukup murah sebesar Rp 15.000 per orang dengan waktu setengah jam.
 |
| Perahu di danau Situgunung |
 |
| Perahu Bebek mengelilingi danau |
 |
| Perahu Bebek mengelilingi danau |
Namun belum ada setengah jam, tiba-tiba gerimis datang dan akhirnya kita memutuskan untuk menepi
karena takut hujan semakin deras *maklum persediaan baju tidak banyak :D. Semakin siang Danau Situ Gunung ini semakin dipadatin oleh jumlah pengunjung yang banyak, akhirnya kami foto-foto disekitar danau sebelum memutuskan pulang ke area camping kami.
 |
| Selfie di area Danau Situ Gunung |
 |
| Selfie di area Danau Situ Gunung |
 |
| Numpang selfie di Tenda orang :D |
 |
| Area Danau Situ Gunung |
Pukul 11.30 kami memutuskan untuk pulang ke area camping dan bersiap-siap packing untuk menuju ke Jakarta karena takut tidak mendapat bus. Untuk angkutan pulang sama dengan awal berangkat tadi, begitu kita keluar dari pintu gerbang masuk Situgunung sudah ada angkot yang ngetem. Begitu kami masuk 5 menit kemudian si angkot berangkat *cuuusss mang dan sekitar 1jam kita sudah sampai di Pasar Cisaat. Dan berjalan sebentar untuk sampai di pertigaan Cisaat dan menyebrang untuk menunggu bis yang menuju arah ke Jakarta. Sempat menunggu lama 45 menit akhirnya bus jurusan Sukabumi-Kampung Rambutan tiba dan kami pun naik bus tsb karena tidak ada pilihan angkutan lagi. Perjalanan memakan waktu sekitar 5jam karena macet dan sampai di Terminal Kampung Rambutan pukul 22.00 dan langsung naik busway jurusan Kampung Rambutan-Grogol dengan transit di halte UKI Cawang.
Yihaaaay..camping ceria di Situgunung Sukabumi sudah berakhir. Nantikan kisah kami selanjutnya yaaaa :D :D
Rincian Cost :
| Rincian
Cost : |
|
|
|
|
|
|
|
| 1. Bus
Parang Indah (Jur. Lebak Bulus-Sukabumi) |
= |
30.000 |
|
|
|
|
|
| 2.
Angkot Pasar Cisaat-Situgunung |
= |
12.500 |
|
|
|
|
|
| 3.
Tiket masuk Situgunung |
= |
16.000 |
|
|
|
|
|
| 4.
Kontribusi Camping |
= |
12.500 |
|
|
|
|
|
| 5.
Jajan di Curug Sawer |
= |
26.000 |
|
|
|
|
|
| 6. Ojek
Curug Sawer |
= |
25.000 |
|
|
|
|
|
| 7.
Angkot pulang ke Pasar Cisaat |
= |
10.000 |
|
|
|
|
|
| 8. Bus
Jur. Sukabumi-Kampung Rambutan |
= |
25.000 |
|
Total : Rp 156.000 / orang
1 comment:
jadi pingin camping juga :(
thanks infonya :)
Post a Comment