Pertama, kami meminta tolong mas penjaga penginapan untuk mengantarkan kami di halte sekitar indomaret dekat BNS. Setelah itu kami naik angkotan umum jurusan Batu-Landungsari, perjalanan sekitar 45 menit.
Kedua, kami oper angkutan menuju terminal Gadang. Dari terminal landungsari naik angkotan umum jurusan Landungsari-Gadang turun di terminal gadangnya perjalanan sekitar 45 menit.
Ketiga, dari terminal Gadang naik bus mini jurusan Gadang-Turen turun di pertigaan setelah Pasar Turen *kalau bingung bilang sama keneknya mau ke arah sendang biru, perjalanan memakan waktu 1jam. Berhubung udah siang dan belum terlihat angkotan ke arah sendang biru, kami memutuskan untuk makan siang.
Dan yang
keempat, setelah selesai makan datanglah angkotan umum ke arah sendang biru *angkotan ini semacam elf gitu dan desak-desak an pastinya huhuhu :(.
Lokasi Pantai Sendang Biru ini lumayan jauh, perjalanan lebih dari 2 jam naik angkot ELF tadi. Setelah 2 jam perjalanan yang melelahkan tersebut, akhirnya kami tiba ditujuan akhir yakni memasuki area pantai sendangbiru. Kami sempat mengalami kebingungan karenakan belum prepare penginapan, karena kami berpikir ini area pantai pasti banyak homestay atau penginapan disekitar pantai. Namun ternyata penginapan disini sangat jarang. Ada satu homestay yang letaknya tepat di depan pantai sendang biru tapi harganya mahal, tidak cocok untuk budget kami yang pas-pasan. Sempat kami mengunjungi sebuah warung yang berada di sebelah homestay pantai sendangbiru dan bertanya penginapan disekitar disini dimana, eh si yang empunya warung menyarankan kami untuk menginap di homestay tadi. Berhubung kami menolaknya, kami pun diberi saran untuk mencoba bertanya ke pemukiman warga yang lokasinya cukup jauh sekitar 500meter. Pada saat kami berjalan untuk menuju ke pemukiman warga tersebut, tiba-tiba ditengah jalan kami dipanggil oleh ibu-ibu disebuah warung. Ibu tersebut bernama Bu Yayuk, beliau menanyakan kepada kami mau kemana. kami pun bilang bahwa sedang mencari homestay yang murah. Ibu tersebut pun menawarkan homestay milik kenalannya, harganya pun lebih terjangkau dari homestay tadi. harga permalamnya 150rb. Tak berpikir panjang kami pun menerima tawaran tersebut. heheee
Dari situ, satu permasalahan sudah teratasi yakni sudah dapat tempat menginap. Nah dari situ timbul permasalahn lain, bagaimana kami mengunjungi lokasi-lokasi pantai di sini? sedangkan di sini angkutan sangat jarang sekali. Kami pun bertanya kepada Bu Yayuk, apakah di sini ada tempat sewa motor? dan beliau bilang di sini tidak ada tempat sewa motor, kalau mau ke pantai bisa naik ojek tapi ongkosnya lumayan mahal. Beruntunglah juga bu yayuk ini menawarkan kepada kami untuk memakai sepeda motornya (mungkin karena merasa kasihan melihat muka kami yang memelas hahahaa). Untuk sewa motor ini kami memberikan 75rb, sebenarnya bu yayuk tidak menyebutkan nominal tapi ya kami tidak enak bila g kasih uang.
Okelah kedua permasalahan tadi akhirnya terselesaikan, lega rasanya. Yah begitulah backpacker, banyak hal yang tak terduga dan harus berani ambil resiko.
Jelajah Pantai di mulai...
Setelah penginapan dan sewa motor sudah di dapat, kami diantar oleh suami bu yayuk menuju lokasi penginapan. Sekitar setengah jam beristirahat di penginapan, kami bergegas segera meluncur menuju pantai. Oh ya sebelumnya, kami sempat ngobrol-ngobrol dengan ibu yayuk menanyakan pantai di sini. Untuk ke pulau sempu harus menggunakan izin konservasi dari BKSDA Jawa Timur. Selain Pulau Sempu, bu yayuk juga memberi info kepada kami bahwa di sekitar sini banyak terdapat pantai yang jaraknya saling bedekatan. Diantaranya: Pantai Batu Bengkung, Pantai Jelangkung, Pantai Bajul Mati, Pantai Goa Cina, Pantai Tiga Warna, Pantai Gatra dan Pantai Clungup. Lokasi pantai-pantai tersebut masih satu jalur/sejajar, jadi kami dapat dengan mudah jelajahi pantai tersebut. Oh ya Pantai-pantai ini berada di
Jalur Lintas Selatan (JLS) yang baru dibangun, jadi masih mulus banget aspalnya. Untuk menuju Pantai Batu Bengkung, gunakan petunjuk jalan menuju Pantai
Sendang Biru. Kemudian arahkan kendaraan melewati Pantai Goa Cina dan
Pantai Bajulmati. Pantai Batu Bengkung berada sekitar 2 kilometer dari
Pantai Bajulmati.
1. Pantai Batu Bengkung
Lokasi pertama yang kami kunjungi adalah Pantai Batu Bengkung. Lokasinya paling jauh diantara
pantai-pantai di sepanjang jalan daerah tersebut. Diberi nama 'Batu Bengkung' karena terdapat batu-batuan yang mengitari pantainya dan disebut-sebut menyerupai wanita yang sedang dibekung. 'Bekung' adalah tradisi wanita Jawa yang menggunakan stagen usai melahirkan agar perut kembali ramping. Pantai Batu Bengkung terletak di Desa Gajah Rejo, Kecamatan Gedangan. Tiket masuk di area Pantai Batu Bengkung ini cukup murah, hanya Rp 5.000 / orang.
- Tiket parkir sepeda motor Rp 5.000 / motor. Jika menginap dibebankan Rp 10.000 / motor.
- Pantai Batu Bengkung memiliki toilet air tawar, warung, dan juga parkir kendaraan 24 jam.
- Pantai Batu Bengkung memiliki beberapa saung / gubuk yang dapat digunakan untuk tempat berteduh sementara.
 |
| Papan Nama Pantai Batu Bengkung |
 |
| Papan Nama Pantai Batu Bengkung |
 |
| Jalan Menuju Menuju Bibir Pantai Batu Bengkung |
 |
| Loket Masuk Pantai Batu Bengkung |
Diberi
nama 'Batu Bengkung' karena terdapat batu-batuan yang mengitari
pantainya dan disebut-sebut menyerupai wanita yang sedang dibekung.
'Bekung' adalah tradisi wanita Jawa yang menggunakan stagen usai
melahirkan agar perut kembali ramping. Pantai Batu Bengkung terletak di
Desa Gajah Rejo, Kecamatan Gedangan - See more at:
http://ksmtour.com/informasi/tempat-wisata/jawa-timur/eksotisnya-pantai-batu-bengkung-malang-selatan.html#sthash.R2JBa7eK.dpuf
Diberi
nama 'Batu Bengkung' karena terdapat batu-batuan yang mengitari
pantainya dan disebut-sebut menyerupai wanita yang sedang dibekung.
'Bekung' adalah tradisi wanita Jawa yang menggunakan stagen usai
melahirkan agar perut kembali ramping. Pantai Batu Bengkung terletak di
Desa Gajah Rejo, Kecamatan Gedangan - See more at:
http://ksmtour.com/informasi/tempat-wisata/jawa-timur/eksotisnya-pantai-batu-bengkung-malang-selatan.html#sthash.R2JBa7eK.dpuf
Diberi
nama 'Batu Bengkung' karena terdapat batu-batuan yang mengitari
pantainya dan disebut-sebut menyerupai wanita yang sedang dibekung.
'Bekung' adalah tradisi wanita Jawa yang menggunakan stagen usai
melahirkan agar perut kembali ramping. Pantai Batu Bengkung terletak di
Desa Gajah Rejo, Kecamatan Gedangan - See more at:
http://ksmtour.com/informasi/tempat-wisata/jawa-timur/eksotisnya-pantai-batu-bengkung-malang-selatan.html#sthash.R2JBa7eK.dpuf