Waktu
terus berlalu dan ga sadar kalo hari ini hari terakhir kami menikmati suasana
di Yogyakarta *sedih sih (baca cerita sebelumnya di sini), karena masih banyak tempat wisata disini yang kami
ingin eksplore lebih but someday saya pasti akan mengunjungi kota Yogyakarta
lagi heheehhe :D
Sebelum
memulai perjalanan kembali ke rumah, kami pun memutuskan untuk mengunjungi
tempat yang fenomenal di dunia backpacker saat ini, yaitu Punthuk
Setumbu.
 |
| Punthuk Setumbu |
Bukit
Punthuk Setumbu terletak di Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten
Magelang, Jawa Tengah. Berjarak sekitar 44 km dari Yogyakarta, Punthuk Setumbu
bisa ditempuh antara 1 – 1,5 jam berkendara. Rute menuju Punthuk Setumbu
sangatlah mudah. Dari depan Taman Wisata Candi Borobudur, paculah kendaraanmu
menuju Hotel Manohara, kemudian lurus terus ke arah Perbukitan Menoneh. Tak
jauh dari hotel terdapat petunjuk arah bertuliskan Borobudur Nirvana Sunrise.
Cukup ikuti petunjuk arah tersebut dan berkendara sekitar 10 menit, maka kamu
akan tiba di kawasan parkir Punthuk Setumbu.
Untuk
lokasi parkir utamanya ada setelah kita menanjak hampir sekitar 400m, namun
untuk parkir bisa dikatakan sempit karena hanya muat untuk beberapa mobil saja,
tapi di kanan kiri rumah penduduk bisa dijadikan tempat parkir dan untuk motor
sudah ada tempat motor sendiri. Jadi jangan khawatir jika kalian tidak kebagian
tempat parkir.
Setelah
itu kita akan jalan ke posko resmi, di dalam posko itu terdapat toilet,
mushola, tempat untuk beristirahat, warung dan penjualan tiket. Untuk tiket
masuk kesana nya cukup murah hanya 15ribu untuk domestik aja, sedangkan untuk
turis sebesar 30ribu.
 |
| Tiket Masuk Punthuk Setumbu |
 |
| Tiket Masuk Punthuk Setumbu |
Konon
kata nya, sebelum dikembangkan menjadi tempat wisata seperti sekarang, dulunya
Punthuk Setumbu hanyalah ladang di daerah perbukitan. Lambat laun semakin
dikenal tidak hanya di kalangan fotografer namun juga dikalangan
wisatawan.
Untuk
mencapai puncak Punthuk Setumbu, kita harus trekking sekitar 30-45 menit
tergantung dari kecepatan melangkah. Walaupun terkesan hanya bukit pendek,
trekking disini mampu membuatmu berkeringat, karena jalan yang ditempuh semakin
naik dengan kondisi tanah, jadi disarankan memakai sepatu yang membuat kita
nyaman *bukan cuma pasangan yang membuat kita nyaman hihihi :D
 |
| Trekking menuju Punthuk Setumbu |
 |
| Trekking menuju Punthuk Setumbu |
 |
| Trekking menuju Punthuk Setumbu |
Di
puncak terdapat tempat cukup lapang yang dijadikan lokasi melihat sunrise dan
di puncak ini juga terdapat beberapa gazebo dan kursi-kursi kayu tempat
melepaskan lelah dan penat.
 |
| View Punthuk Setumbu waktu siang |
 |
| View Punthuk Setumbu waktu siang |
 |
| View Punthuk Setumbu waktu siang |
 |
| View Punthuk Setumbu waktu siang |
 |
| View Punthuk Setumbu waktu siang |
 |
| View Punthuk Setumbu waktu siang |
 |
| View Punthuk Setumbu waktu siang |
 |
| View Punthuk Setumbu waktu siang |
 |
| View Punthuk Setumbu waktu siang |
 |
| View Punthuk Setumbu waktu siang |
 |
| View Punthuk Setumbu waktu siang |
 |
| View Punthuk Setumbu waktu siang |
 |
| View Punthuk Setumbu waktu siang |
 |
| View Punthuk Setumbu waktu siang |
Aktivitas
yang bisa dilakukan di Punthuk Setumbu :
· Sunrise
Seeing
Punthuk Setumbu Nirvana Sunrise, itulah
tagline bukit ini. Hal itu bukanlah sesuatu yang berlebihan, sebab pemandangan
pagi hari di Punthuk Setumbu benar-benar mempesona,breathtaking. Jika
kamu tiba sekitar jam 5, lautan lampu di kejauhan menjadi pemandangan yang bisa
kamu saksikan. Seiring pagi tiba, lampu-lampu itu akan mati satu persatu dan
berganti dengan pertunjukan kolosal semesta. Langit akan berubah warna dari
gelap, merah, kuning keemasan, dan berakhir dengan biru bersih. Matahari pun
akan muncul malu-malu dari punggungan gunung.
· Hunting
Foto
Kalo kamu suka memotret, maka tempat ini
adalah salah satu spot terbaik untuk mengabadikan Candi Borobudur di kala
fajar. Jika datang pada musim-musim terbaiknya (Juni – Agustus), kamu bisa
mengabadikan matahari yang terbit dari balik Gunung Merapi atau Merbabu, bahkan
terkadang muncul tepat di tengah dua gunung tersebut.
· Trekking
Untuk mencapai puncak bukit Punthuk Setumbu,
kamu harus trekking menyusuri jalan makadam dari tempat parkir. Setelah jalan
makadam berakhir, trekking dilanjutkan dengan melewati jalan setapak dan mendaki
anak tangga dari tanah. Udara yang basah, cuaca dingin, serta jalan yang becek
terkena embun akan menjadikan aktivitas ini cukup menantang. Namun semua
kelelahan ini akan terbayar lunas ketika kamu sudah tiba di puncak bukit.
Selain bisa melihat view Candi Borobudur dari ini, kita pun juga bisa
melihat Gereja Jago / Gereja Ayam. Bangunan yang menyerupai ayam ini terlihat
dengan jelas dari puncak Punthuk Setumbu. Bagian kepalanya lengkap dengan tali
dan jenggernya menyembul di antara pepohonan. Bentuknya yang unik menyerupai
ayam menjadikan bangunan ini dikenal dengan nama gereja ayam meski tempat in
bukan gereja. Wah unik nyaa? jangan sampai melewatkan tempat ini.
Tips Mengunjungi Bukit Punthuk Setumbu
· Perjalanan dari Jogja
hingga parkiran Punthuk Setumbu memakan waktu sekitar 1 –1,5 jam. Supaya tidak
terlambat menyaksikan sunrise, pastikan kamu berangkat pagi-pagi benar sekitar
pukul 03.30 atau 04.00 WIB. Semakin cepat kamu tiba, semakin strategis posisi
yang kamu dapatkan.
· Jalanan setapak yang
basah terkena embun pagi menyebabkan medan menjadi licin. Gunakan alas kaki
yang nyaman seperti sepatu olahraga atau sandal gunung yang mampu mencengkeram
tanah dengan kuat.
· Saat trekking tubuh
kita akan terasa gerah, namun setibanya di puncak angin bertiup cukup kencang
menerpa badan. Karena itu bawalah baju hangat supaya tidak kedinginan.
· Meski di sepanjang
jalan menuju puncak Bukit Punthuk Setumbu sudah ada lampu, sebaiknya kamu
membawa senter atau headlamp untuk menerangi perjalananmu.
· Waktu terbaik untuk
mengunjungi Punthuk Setumbu adalah musim kemarau, khususnya Juni – Agustus,
sebab jalanan tidak becek. Selain itu peluang untuk mendapatkan sunrise yang
mempesona cukup besar. Bawalah minuman hangat
dan camilan yang bisa dimakan di sepanjang jalan atau saat menunggu mentari
muncul.
Walaupun waktu kami mengunjungi Punthuk Setumbu bisa dikatakan tidak tepat, kami pun tidak menyesal karena kami masih bisa melihat keindahan Candi Borobudur, Candi Mendhut dan Gereja Ayam. Karena hari semakin siang dan semakin rame pengunjung yang datang, kami pun menyudahi dan memutuskan untuk ke tempat selanjutnya..penasaran kan??? tetap stay disini dan jangan kemana-mana :D :D