Latest News

Thursday, May 7, 2015

Trip hemat ke Pulau Tidung


Indahnya laut

Halo traveler...

Diartikel ini kami mau menceritakan kisah ngetrip hemat kami ke Pulau Tidung ala kadarnya.. hahaa. Klo kita liat diinternet, banyak sekali forum2 atau agen travel berlomba untuk menawarkan paket trip ke pulau tidung dengan harga paket yang sudah ditentukan. Semakin banyak yang ikut, semakin murah.. woow. Tapi bagi kami paket2 yang ditawarkan masih begitu mahal untuk ukuran anak kost seperti kami. Oke mari lanjutkan ceritanya...

Begini ceritanya...

Berawal dari keinginan teman yang pengen sekali ke pulau seribu. Dengan tanpa mencari informasi diinternet, kami memutuskan untuk berangkat ke Pulau Seribu. Pada saat itu kami tidak kepikiran mau ke pulau yang mana, yang jelas pulau seribu... maklum pada saat itu kami  masih baru2nya tinggal dijakarta.
Pada hari sabtu pagi kami pun memutuskan untuk berangkat. Kami hanya membawa tas selempang masing2 tanpa membawa perlengkapan lain seperti baju & perlengkapan mandi. karena dalam pikiran kami, kami g nginep..hihhhihi.

Berangkaaaatt...

Kami berangkat dari grogol menuju ke pelabuhan muara angke dengan menaiki angkutan B01 jurusan Grogol - Muara Angke dengan tarif Rp. 5000. Jangan heran jika memasuki muara angke akan tercium bau yang tidak mengenakan. Maklum aja disitu tempat nelayan dan pedagang menjual hasil melautnya. Sesampainya di muara angke kami harus menunggu kapal cukup lama kurang lebih menunggu sampai pukul 10.00 wib.. wow kebayang donk capeknya menunggu. Disitu gak hanya kami yang menunggu kapal bersandar, tapi ada ratusan orang yang juga menunggu. Jadi ya siapa cepat dia dapat. hahaaa.

Beruntunglah kami yang bisa langsung dapat kapal, tentunya dengan perjuangan yang tidak mudah. Ya kami harus melompat ke kapal dan menerobos ke jendela kapal agar bisa masuk ke dalam kapal. wow.. begitu mencekam, klo tidak hati-hati bisa jatuh ke laut.

Hohohoho..kapalnya pun berangkat. Untuk menaiki kapal ini ongkosnya Rp. 35.000. cukup murah lah. Ada juga kapal cepat tentunya tarifnya lebih mahal yaitu Rp 50.000. Namanya juga anak kost yang nyarinya murah ya jelas naik kapal yang biasa saja... hahaha.

Suasana di dalam kapal
Menikmati angin laut
Perjalanan ternyata memakan waktu yang cukup lama Hampir sekitar 2 jam. Sayang sekali sepanjang perjalanan laut kami, banyak sekali sampah2 mengapung di laut. Nampaknya kesadaran orang untuk tidak membuang sampah sembarangan masih rendah... hmm..

Setelah perjalanan 2 jam tadi, sampailah kami di Pulau Tidung. Pulau Tidung ukurannya kecil. Pulaunya ada 2, Tidung Besar dan Tidung Kecil.

Dermaga Pulau Tidung
 Yeaahh.. kami pun tiba di Pulau Tidung. Tak sabar rasanya untuk berkeliling pulau ini. Seperti biasa lah kami foto2 dulu di Dermaga..hahaha. Setelah usai berfoto, kami bergegas keluar dermaga namun terlebih dulu menanyakan ke petugas di dermaga untuk menanyakan jam berapa kapal terakhir yang akan ke Jakarta?? woalah.. ternyata terakhir kapalnya jam 14.00. Hmm.. kami tiba di pulau tidung pukul 12.00, lalu kami berpikir klo 2 jam keliling pulau ini tidak lah cukup. kami pun memutuskan untuk menginap semalem di pulau tidung walaupun kami tidak membawa ganti baju maupun peralatan mandi. Segerlah kami bergegas untuk mencari penginapan murah di sekitar situ. Sayang seribu sayang penginapan murah semuanya sudah penuh, homestay juga penuh maklum saja akhir pekan selalu ramai pengunjung. Kami pun bertanya kepada warga setempat, menanyakan barangkali ada penginapan lagi sekitr situ yang masih kosong. Mungkin karena lagi beruntung saja, tiba2 ada warga yang menginformasikan bahwa kamar tidur rumahnya kosong. Dimintanya kami untuk mengisinya untuk malam ini..hihihi. Eitss.. tapi kamar tersebut tidak digratiskan melainkan kami harus membayar Rp 100.000 hmm.. lumayan murah lah apalagi pambayarannya kami buat patungan. hohoho..


Mari Berkeliling Pulau Tidung...

Lega setelah penginapan sudah dapet, sekarang giliran keliling pulau.. yuhuuuuu. Gak usah panjang lebar cerita, biar foto saja yang menceritakannya...hahaa.

Map of Tidung Island
Indahnya laut
Pantai sekitar pulau tidung

Pantai yang jernih
Untuk menghubungkan antar pulau tidung besar dengan tidung kecil, dihubungkan dengan jembatan. Jembatan itu dinamai Jembatan Cinta. Konon katanya setiap orang yang membawa pasangannya kesana melewati jembatan cinta itu, niscaya hubungan asmaranya akan awet..hihihi. Berikut penampakan dari jembatan cinta tersebut:

Gapura Jembatan Cinta
Sepanjang Jembatan Cinta
Kapal yang membawa penumpang untuk snorkling
Oh ya sekedar informasi saja, di pulau tidung sendiri banyak tempat2 yang menyewakan sepeda jadi traveler bisa bersepeda mengelilingi pulau tidung besar. Ada juga disana tempat menyewakan peralatan untuk menyelam. Ada juga permainan Banana Boat. Hmm.. berhubung kami tidak membawa pakaian ganti, kami tidak mencobanya...(sekaligus buat irit ongkos) hahaaa.

Malam mulai datang, suasana pulau tidung masih saja ramai. Kami pun mencari tempat makan yang kami pikir lebih murah dari kedai lain. yups.. kami menemukan tempat makan yang cocok. hohoho.. untuk harga makanan disini lebih mahal di banding dengan dijakarta. Untuk nasi goreng kaki lima di jakarta harganya 10.000 sudah termasuk telur, klo di pulau tidung harga nasi goreng 15.000 itu pun belum termasuk telur. beda2 tipis lah...

Kami pun kembali ke jakarta esok harinya dengan menaiki kapal biasa dengan harga yang sama. Kalo di total pengeluaran kami perorang selama trip ke pulau tidung sekitar 200ribuan itu dengan rincian transportasi+makan+cinderamata khas pulau tidung. Luamayan lah..

Oke sampai di sini ceritanya, nantikan kisah kami selanjutnya. bye

No comments:

Recent Post